Manusia dan Penderitaan

10 Nov

Siapa di antara kita yang ingin merasakan penderitaan? Saya bisa pastikan pasti tidak ada seorangpun yang ingin merasakan penderitaan. Penderitaan adalah menangggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan, dan dapat dirasakan lahir dan batin. Tidak ada manusia yang ingin mengalami penderitaan. Manusia ingin hidup senang, bahagia, dan tanpa suatu beban apapun. Meskipun begitu, setiap manusia pasti pernah mengalami yang namanya penderitaan, baik dalam jangka panjang ataupun pendek. Itu lah hidup, tidak pernah berjala mulus sesuai harapan.

Penderitaan yang dialami manusia bermacam-macam. Contoh kongretnya adalah penderitaan yang dialami oleh korban lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Mereka sudah tidak memiliki tempat tinggal dan harta, karena telah terendam oleh lumpur. Desa yang dulu didiami oleh ratusan jiwa, sekarang semuanya hilang, terendam oleh lumpur. Betapa sulitnya hidup mereka saat ini. Hidup di pengungsian dan menunggu uluran para dermawan. Kita tak kan pernah tahu kapan penderitaan itu akan berakhir.

SIKSAAN

Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan jamani dan rohani. Karena siksaan, maka timbulah penderitaan. Pada kehidupan nyata, siksaan banyak terjadi pada para TKI di Malaysia. Banyak media cetak atau bahkan berita televisi yang menyajikan berita mengenai siksaan yang didapatkan oleh para TKI yang dilakukan oleh majikannya sendiri. Pemerkosaan, penganiyaan, bahkan pembuhan adalah siksaan yang di dapat oleh para TKI, karena siksaan tersebut para TKI mengalami penderita, baik lahir maupun batin. Bahkan siksaan tersebut sampai menyebabkan kematian. Sebenarnya alasan penyiksaan tersebut sepele, hanya karena para TKI bekerja tidak sesuai dengan apa yang diharapkan majikannya. Sungguh ironi mendengar hal tersebut. Namun itu lah hidup, tidak selamanya berjalan mulus, selalu ada kerikil selama perjalanan hidup.

3 siksaan bersifat psikis:

1. Kebimbangan

Keraguan, kebimbangan, itu lah yang sering dialami manusia selama hidup. Banyak sekali hal yang dibimbangkan oleh manusia, dari hal kecil hingga besar. Misalnya kebimbangan dalam memilih pasangan hidup. Banyak yang masih bimbang dengan pilihannya tersebut, karena mereka ingin pasangan hidup satu untuk selamanya. Karena mereka bimbang dan terus menerus bimbang, mereka bisa merasa dirinya tersiksa karena kebimbangan tersebut.

2. Kesepian

Kesepian merupakan suatu keadaan dimana seseorang merasa sepi, merasa dirinya hanya sendiri tanpa ada orang lain. Bahkan terkadang seseorang tersebut merasa kesepian di tempat yang ramai.

3. Ketakutan

Ketakutan dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar – besarkan tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia. Phobia adalah rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena. Fobia bisa dikatakan dapat menghambat kehidupan orang yang mengidapnya. Phobia biasanya terjadi karena kejadian masa lalu sehingga menyebabkan pengidap phobia takut atau bahkan jika bisa menghindari hal atau fenomena tersebut. Banyak orang  bahkan ahli medis yang memperdebatkan penyebab dari phobia. Kebanyakan phobia disebabkan oleh shock emosional atau suatu tekanan pada waktu tertentu. Ada dua aliran tentang penyebab phobia. Para ahli jiwa mengatakan bahwa phobia merupakan gejala dari suatu problema psikologis yang dalam, yang harus ditemukan, dihadapi, dan ditaklukan sebelum phobianya akan hilang. Sebaliknya, ahli-ahli yang merawat tingkah laku mempercayai bahwa suatu phobia adalah problemanya dan tidak perlu menemukan sebab-sebabnya supaya mendapatkan perawatan dan pengobatan. Namun, kebanyak para ahli setuju bahwa ketegangan dan tekanan disebabkan oleh si penderita yang hidup dalam ketakutan secara terus menerus.

KEKALUTAN MENTAL

Kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai suatu gangguan kejiwaan yang disebabkan ketidakmampuan seseorang dalam menghadapi dan mengatasi persoalan dalam hidupnya. Gejala-gejala seseorang mengalami kekalutan mental:

1. Sering merasa pusing, sesak napas, nyeri pada dada dan nyeri pada lambung.

2. Pada kejiwaannya, sering merasa cemas, merasa takut, apatis (ketidakpedulian), cemburu, dan mudah marah.

Sebab-sebab terjadinya kekalutan mental:

1. Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna, sehingga menyebabkan sesorang tersebut merasa rendah diri.

2. Terjadinya konflik sosial akibat norma yang berbeda satu sama lain, sehingga seseorang tersebut tidak dapat menyesuaikan diri.

3. Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan.

Proses kekalutan mental:

1. Positif: trauma yang dialami secara baik dan menjadikannya sebagai usaha untuk tetap bertahan hidup.

2.Negatif: trauma yang dialami diperlarutkan atau tidak ada usaha untuk bertahan atau untuk melawannya, hal tersebut akan menyebabkan seseorang menjadi frustasi. Bentuk frustasi:

  • Agresi : kemarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali.
  • Regresi : kembali ke pola reakasi anak-anak, misalnya berteriak jika menginginkan sesuatu
  • Fiksasi : pembatasan pada satu pola yang sama, misalnya membisu, membenturkan kepala ke benda keras.
  • Proyeksi: usaha melemparkan kelemahan sendiri ke orang lain.
  • Indentifikasi : menyamakan diri dengan orang yang sukses dalam imajinasinya.
  • Narsisme : mencintai diri sendiri secara berlebihan.
  • Autisme : gejala menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, puas dengan fantasinya sendiri.

Penderitaan dan Perjuangan

Penderitaan dapat dikatakan sebagai kodrat manusia. Dalam hidupnya pasti manusia pernah atau bahkan sedang merasakan penderitaan. Cara membebaskan diri dari penderitaan adalah melakukan perjuangan untuk bebas dari penderitaan. Berjuan melawan penderitaan untuk meneruska kelangsungan hidup. Kita hidup tidak boleh pesimis. Kita harus yakin, optimis, bahwa kita bisa berjuang melawan penderitaan. Manusia memiliki akal pikiran, akal pikiran tersebut yang harus digunakan dalam perjuangan melawan penderitaan, mencari jalan untuk keluar dari penderitaan.

PENDERITAAN, MEDIA MASSA, DAN SENIMAN

Penderitaan yang terjadi di seluruh dunia merupakan salah satu objek sasaran media massa untuk membuat berita, kemudian akan sampai ke seluruh penjuru masyarakat termasuk para seniman yang kemudian akan mengapresiasikan rasa simpatinya melalui karya seni. Media masa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakat. Dengan demikian masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap antara sesama manusia terutama bagi yang merasa simpati. Tetapi tidak kalah pentingnya komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya seni, sehingga para pembaca atau penontonnya dapat menghayati penderitaan sekaligus keindahan karya seni. Contohnya adalah film ‘Arie Hanggara’ dimana kisah penderitaan seorang anak yang akhirnya meninggal karena siksaan ayahnya. Film tersebut mendapat perhatian dari para penonton karena kisahnya yang begitu memilukan dan para penonton turut merasakan penderitaan yang dialami oleh Arie.

PENDERITAAN DAN SEBAB-SEBABNYA

1. Penderitaan timbul akibat perbuatan buruk manusia

Penderitaan dapat muncul karena ulah manusia sendiri. Penderitaan bisa terjadi di dalam hubungan antar manusia satu dengan manusia lainnya. Penderitaan bisa disebut juga sebagai nasib buruk. Jika tidak ingin bernasib buruk, maka kita sebagai manusia janganlah memulai untuk melakukan suatu hal yang nantinya akan mengakibatkan penderitaan. Contohnya, ketika seseorang mencuri sebuah sepeda motor dan kemudian tertangkap dan terbukti telah mencuri, maka korban pencurian pastinya akan segera melapor ke pihak yang berwajib, dan si tersangka otomatis akan terjerat hukuman kurungan di penjara dalam waktu tertentu. Hal tersebut tentu sangat merugikan si tersangka. Coba saja si tersangka tidak mencuri, ia bisa melakukan hal lain dalam konteks ini hal yang positif untuk mencari uang, seperti berjualan atau mengandalkan kemampuan yang dia miliki dan bisa menghasilkan sesuatu dan bisa dipasarkan dan menghasilkan keuntungan.

2. Penderitaan timbul karena penyakit, siksaan, atau azab Tuhan

Tidak semua penderitaan muncul akibat ulah manusia, namun penderitaan bisa muncul karena memang sudah menjadi jalan Tuhan. Namun Tuhan memberikan hal tersebut bukan tanpa tujuan, Tuhan ingin melihat kesabaran kita dan ketawakalan kita, karena hidup yang kita jalani ini adalah suatu ujian yang Tuhan berikan kepada dan tinggal bagaimana kita menjalaninya.  Contohnya adalah seseorang yang terlahir bisu. Seseorang tersebut tentunya dapat menempuh pendidikan di sekolah luar biasa karena keterbatasan yang dimiliki. Namun itu semua harus dihadapi dengan ikhlas, sabar dan tawakal.

PENGARUH PENDERITAAN

Pengaruh penderitaan dapat berdampak secara positif dan negatif. Sikap positif yaitu kita menghadapi penderitaan dengan optimis, optimis bahwa kita bisa dan mampu melewatinya. Kita memperjuangkan diri untuk bebas dari penderitaan. Kita berusaha melawan segala sesuatu yang bisa membawa penderitaan, karena melawan penderitaan berarti memperjuangkan kelangsungan hidup. Sikap negatif seperti kita menyesal, merasa kecewa, putus asa, bahkan ingin mengakhiri hidup. Hal tersebutlah yang membawa dampak negatif karena tidak memiliki perjuangan karena merasa tidak mampu menghadapinya padahal sebenarnya mampu.

Menurut saya, penderitaan yang dialami manusi selama hidupnya merupakan bagian dari hidup manusia yang harus dilakoni. Kita hidup saat ini, detik ini adalah sebuah ujian. Hidup menderita menurut saya itu merupakan pilihan dari tiap individu. Masing-masing orang memiliki cara sendiri untuk menghadapinya. Semua kembali ke diri manusia masing-masing. Tuhan memberikan cobaan kepada umatnya bukan tanpa tujuan, pasti ada tujuan agar manusia selalu mengingat Tuhan yang menciptakan langit dan bumi serta segala isinya.

Nama : Annisa Riska Medita

Kelas : 1PA10

NPM : 10512977

Sumber : http://thisisnotbyan.blogspot.com/2012/05/manusia-dan-penderitaan.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: