ILMU BUDAYA DASAR SEBAGAI SALAH SATU MATA KULIAH DASAR UMUM

30 Sep

PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR

Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

Ilmu Budaya Dasar atau yang sering disebut IBD, dikembangkan di Indonesia dengan menggunakan istilah “Basic Humanities” yang berasal dari bahasa Inggris yaitu “The Humanities”. Kata humanities berasal dari bahasa latin yaitu humanus yang berarti manusia, berbudaya, dan halus. Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia bisa menjadi humanus, manusia harus mempelajari suatu ilmu yaitu “The Humanities” disamping tidak meninggalkan tanggung jawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.

Mata kuliah Ilmu Budaya Dasar merupakan usaha yang diharapakan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengetahuan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untung mengkaji masalah manusia dan kebudayaan. Adapun beberapa tujuan dari Ilmu Budaya Dasar, yaitu:

  1. Mengenal lebih dalam diri sendiri maupun orang lain yang sebelumnya lebih dikenal luarnya saja.
  2. Sebagai bekal penting pergaulan hidup.
  3. Mengenal perilaku diri sendiri maupun orang lain.
  4. Perlu bersikap luwes dalam pergaulan setelah mendalami jiwa dan perasaan manusia serta mau tahu perilaku manusia.
  5. Memiliki penglihatan yang jelas serta pemikiran yang mendasar serta mampu menghargai budaya yang ada di sekitarnya dan ikut mengembangkan budaya bangsa serta melestarikan budaya nenek moyang leluhur kita yang luhur nilainya.
  6. Tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan ataupun kekotaan.

Untuk mengetahui bahwa Ilmu Budaya Dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya, terlebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof.Dr.Harsya Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu:

1. Ilmu Alamiah (Natural Science)

Ilmu-ilmu alamiah bertujuan untuk mengetahui keteraturan-keteraturan  yang terdapat dalam alam semesta. Untung mengkaji keteraturan-keteraturan tersebut, digunakan metode ilmiah. Caranya adalah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analis untuk menentukan suatu kualitas dan kemudian hasilnya digeneralisasikan dan atas dasar ini dibuatlah prediksi. Hasil penelitiannya 100% benar dan 100% salah. Yang termasuk dalam kelompok ilmu-ilmu alamiah antar lain astrononomi, fisika, biologi, kimia, kedokteran, mekanika.

2. Ilmu-ilmu social (Social Science)

Ilmu-ilmu social bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia. Untuk mengkaji keteratutan-keteraturan tersebut, digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Dalam ilmu-ilmu sosial, hasil penelitian tidak mungkin 100% benar, hanya mendekati kebenaran, karena keteraturan dalam hubungan antar manusia tidak dapat berubah dari saat ke saat. Yang termasuk dalam kelompok ilmu-ilmu sosial antara lain psikologi, antropologi, sosiologi, hokum, politik, ilmu ekonomi.

3. Pengetahuan Budaya (The Humanities)

Tujuan dari pengetahuan budaya adalah untuk memahami dan mencari kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji kenyataan-kenyataan tersebut digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pernyataan-pernyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti. Metode ini tidak ada hubungannya dengan metode ilmiah, namun ada pengaruh dari metode ilmiah. Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Inggris disebut dengan “Basic Humanities”. Pengetahuan budaya dalam bahasa inggris disebut dengan istilah “The Humanities”. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (Homo humanus), sedangkan Ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.

ILMU BUDAYA DASAR DAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Ilmu Budaya Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial memiliki beberapa persamaan dan perbedaan.

Persamaan IBD dan IPS:

  1. Ilmu Budaya Dasar diberikan pada tingkat perguruan tinggi sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan pada tingkat pendidikan dasar maupun tingkat pendidikan lanjutan menengah pertama sampai menengah atas.
  2. Ilmu Budaya Dasar merupakan matakuliah tunggal artinya tidak memiliki kelompok mata pelajaran sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial adalah kelompok dari sejumlah mata pelajaran diantaranya Sejarah, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, dan lain-lain.
  3. Ilmu Budaya Dasar bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial bertujuan untuk pembentukan pengetahuan dan keterampilan intelektual.

Perbedaan IBD dan IPS:

  1. Keduanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan atau pengajaran.
  2. Keduanya bukan merupakan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
  3. Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan permasalahan sosial.

RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR

Bertolak dari kerangka tujuan yang telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup IBD. Kedua masalah pokok tersebut adalah:

  1. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) di dalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
  2. Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.

Melihat kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata IBD, tampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaiman hubungan manusia dengan alam, dengan sesama, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :

1. Manusia dan Cinta Kasih.

2. Manusia dan Keindahan.

3. Manusia dan Penderitaan.

4. Manusia dan Keadilan.

5. Manusia dan Pandangan Hidup.

6. Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian.

7. Manusia dan Kegelisahan.

8. Manusia dan Harapan.

Kesimpulan Ilmu Budaya Dasar sebagai Mata Kuliah Dasar Umum  di perguruan tinggi adalah perlunya mahasiswa dalam pembentukan pemikiran yang khususnya berkenaan dengan kebudayaan dan kemanusiaan agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran berkenaan dengan lingkungan budaya dapat diperluas.

Sumber: http://mutiaragusvitasari.blogspot.com/2012/03/pengertian-dan-tujuan-ilmu-budaya-dasar.html

Sumber: http://dzuriyatunthoyibh.blogspot.com/2012/03/pengertian-dan-tujuan-ilmu-budaya-dasar.html

Sumber: http://abdirachmadi.blogspot.com/2012/03/pengertian-dan-tujuan-ilmu-budaya-dasar.html

Sumber: http://wahyusetyoajie.wordpress.com/2011/11/28/persamaan-dan-perbedaan-ibd-dan-ips/

Nama : Annisa Riska Medita

Kelas : 1PA10

NPM  : 10512977

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: